DENPASAR, Lentera+ — Sebanyak 352 anggota Gerakan Pramuka Bali akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Kontingen Pramuka Bali tersebut dilepas di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Jumat (7/8/2026), untuk mengikuti pertemuan nasional Pramuka Penggalang yang berlangsung di Cibubur.
Keikutsertaan Bali kali ini tidak hanya membawa kegiatan kepramukaan dan pengenalan budaya daerah. Kontingen juga membawa misi lingkungan dengan menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber dan meminimalkan penggunaan plastik selama kegiatan.
352 anggota dalam kontingen Bali
Kontingen Bali terdiri atas 352 orang. Rinciannya, 288 Pramuka Penggalang, 36 pembina atau pendamping, 18 pimpinan kontingen cabang, serta 10 pimpinan kontingen daerah.
Para peserta telah melalui proses seleksi, pemusatan latihan, dan pembekalan sebelum mengikuti Jambore Nasional XII.
Bagi peserta, Jamnas menjadi kesempatan untuk bertemu dengan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah, mengikuti kegiatan bersama, mengembangkan keterampilan, serta mengenal keberagaman budaya Indonesia.
Jambore Nasional XII secara nasional dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur. Sementara itu, kontingen Bali dijadwalkan berada dalam rangkaian perjalanan dan kegiatan dari 12 hingga 21 Agustus 2026.
Bawa misi lingkungan dari Bali
Salah satu hal yang membedakan keikutsertaan kontingen Bali adalah misi lingkungan yang dibawa selama Jambore.
Para peserta akan menerapkan budaya pengelolaan sampah berbasis sumber dan berupaya mengurangi penggunaan plastik selama mengikuti kegiatan.
Misi ini menjadi bagian dari aktivitas kontingen, bukan sekadar pesan yang disampaikan. Kebiasaan mengelola sampah dari sumber dan mengurangi penggunaan plastik akan diterapkan selama berada di lokasi Jambore.
Dengan jumlah peserta yang besar dan kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari, pengelolaan sampah menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan di area kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, kontingen Bali juga membawa pengalaman dan kebiasaan pengelolaan lingkungan yang berkembang di Bali ke dalam pertemuan Pramuka tingkat nasional.
Budaya dan kearifan lokal Bali turut dibawa
Selain misi lingkungan, kontingen Pramuka Bali akan memperkenalkan budaya dan kearifan lokal Bali kepada peserta dari berbagai daerah.
Jambore Nasional menjadi ruang pertemuan bagi Pramuka Penggalang dari berbagai wilayah Indonesia. Pertemuan ini memungkinkan peserta saling mengenal, berbagi pengalaman, dan melihat keberagaman budaya yang dibawa masing-masing daerah.
Karena itu, kehadiran kontingen Bali tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan kepramukaan, tetapi juga menjadi kesempatan memperkenalkan identitas daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Gubernur Bali bersama pembina dan pengurus Pramuka saat pelepasan Kontingen Pramuka Bali menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Cibubur
Jamnas XII bukan sekadar perkemahan
Jambore Nasional XII merupakan pertemuan nasional Pramuka Penggalang yang digelar secara berkala. Kwarnas menyebut kegiatan ini sebagai ruang pembelajaran untuk mengasah kreativitas dan inovasi serta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Jamnas XII 2026 juga mengusung semangat “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” Tema tersebut menempatkan kegiatan Pramuka tidak hanya sebagai ajang berkumpul, tetapi juga sebagai ruang belajar dan pengembangan kemampuan peserta.
Di Cibubur, peserta dari berbagai daerah akan bertemu dalam suasana perkemahan dan mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membangun pengalaman, keterampilan, kemandirian, dan kerja sama.
Bagi kontingen Bali, pengalaman tersebut sekaligus menjadi kesempatan membawa nama daerah, memperkenalkan budaya, dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.
Dari Bali ke Cibubur
Pelepasan kontingen Bali pada Jumat (7/8) menjadi awal perjalanan 352 anggota menuju kegiatan nasional tersebut.
Gubernur Bali Wayan Koster yang melepas kontingen berpesan agar peserta menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh kegiatan dengan baik.
Pesan itu melengkapi persiapan kontingen yang sebelumnya telah menjalani seleksi, pemusatan latihan, dan pembekalan.
Selanjutnya, perhatian akan beralih ke Cibubur. Di sana, Pramuka Bali akan bergabung dengan peserta dari berbagai daerah dalam Jambore Nasional XII sekaligus membawa tiga hal yang menjadi bagian penting dari keikutsertaannya: pengalaman kepramukaan, budaya Bali, dan kepedulian terhadap lingkungan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar